Salju di Bekasi

Heeey,
Masih tetap semangat kan? Hmm, bulan Desember yang menegangkan dan penuh sensasi untuk saya. How about you..? Semoga juga menyenangkan ya.

Ini postingan dadakan sebelum saya berangkat untuk menjalankan tugas negara :). Terinspirasi oleh impian saya yaitu: ingin banget berada di tempat yang ada saljunya. Yup, pendeknya saya ingin suatu hari nanti bisa ke luar negeri. Entah holiday, dalam rangka pekerjaan or apa lah yang baik-baik pokoknya *Aamiin*.

Nah, berkaitan dengan si Salju tadi. Akhirnya saya berhasil mengaplikasikannya lewat blog saya lebih dulu. Hehe. Tuh liat blog saya, banyak salju yang turun kan..? :D. Ga salah donk, kalau judulnya Salju di Bekasi? 🙂

salju

Gimana caranya biar blog kamu ada saljunya? Hmm, coba searching aja ya di Google. Banyak kok cara and tutorialnya. Untuk pengguna wordpress malah gampang.

Kurang lebih begini caranya:
Masuk ke Dasbor.
Pilih pengaturan —> Umum.
Nah liat bagian yang paling bawah. Ada tulisan SNOW. Ada kotak kecil, diceklist ya –> (Show falling snow on my blog until January 4th)

Mungkin itu fasilitas dari wp kali ya, karena bulan Desember gitu deh. Ya, saya mah manfaatin aja 😀

Itu cara mudahnya. Kalau mau lebih ya, cari sendiri. Hehe. Oke deh. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Jangan lupa, supaya efek saljunya keliatan, so tema warna blognya juga harus disesuaikan ya. Pilih yang gelap biar salju yang turun jadi keliatan.

Sip deh. Cukup sekian info dari saya. Sekarang saatnya saya bersiap untuk menjalankan tugas negara.

*Suatu hari saya ingin berada di luar negeri. Menjelajah dunia. Australia, Belanda, Singapura, Eropa…Amerika, Ame keluarga dan semuanya :D* Aamiin

Saya ingin jadi Jilbab Travel kaya mba Asma Nadia :). Jelas kan, kalau berjilbab juga bisa menjelajah dunia..? 🙂

Yuk mariii, semangaaatt!

Segudang Cerita di Socmed Festival

 

Well, ternyata menunda itu sangat ngga enak ya. Terbukti dengan penundaan saya untuk nulis tentang serunya acara Socmed yang saya hadiri tanggal 14 Oktober 2012 lalu. And, seminggu setelah tanggal tersebut saya belum berhasil mengalahkan malas untuk menulis kan serunya acara tersebut di blog saya.

Oke, sekarang mumpung moodnya lagi dapet. Saya mau tuntasin hutang saya untuk menulis tentang Socmed kemarin.

 

SocMed, siapakah dia…..?

Eits, bukan ustad Socmed ya. Hihi, itu mah Solmed ya. Beda tipis lah.

Social Media Festival tahun ini diikuti hampir oleh 130 komunitas yang ada. Komunitas saya juga ada loh, mana lagi kalau bukan FLP Bekasi. Kami juga buka booth disana. Acara Sosmed diadakan sejak tanggal 12-14 Oktober 2012. Sayang sekali, saya yang belum tahu tentang acara ini merasa kurang tertarik awalnya. Jadi ketika beberapa teman di fb sudah  mulai berkoar-koar tentang serunya SocMed , jadilah tanggal 14 nya saya sempatkan untuk hadir juga ke Senayan.

Berangkat siang hari ba’da Zhuhur, berdua sama sahabat seperjuangan Dewi Mafita Sari. Karena salah turun di pintu masuk senayan, akhirnya kami lumayan harus berpanas-panasan ria di bawah senyuman sang matahari. Fiuuh *keringat mengalir deras* He..he

Hmm, banyak sih yang ingin saya ceritakan. Tapi karena keterbatasan ruang dan waktu *ciyee, gaya*, so saya ceritakan sebagian aja ya. Selengkapnya mungkin tahun depan kalian harus ke SocMed lah. Insya Allah ada manfaatnya kok..

 

Selamat Datang, Penulis Muda..

Perjalanan dari Bekasi ke Senayan cukup lancar. Ya meski harus kepanasan dikit, ga papalah. Namanya juga perjuangan. Saya tiba sekitar jam 13.30 an. Lagi enjoy jalan menuju gerbang utama SocMed, eh seperti ada suara-suara para Fans mania yang memanggil nama saya. Hehe. Ternyata yang manggil temen-temen dari @Flp Bekasi yang lagi pada ngisi baterai alias makan siang . Mampir sebentar ke arah mereka, cipika cipiki secukupnya dan lanjut lagi ke Mini Stage 1. Ternyata di sana ada beberapa makhluk yang tak asing lagi. Oalaah, mereka anggota Flp Bekasi yang lagi siap-siap membuka acara.

Literasi Budaya bersama FLP Bekasi dan Filatelis Indonesia

Kak Sudi Yanto sedang memperkenalkan tentang FLP

 

Untung saya datangnya mepet sebelum acara dimulai. Kalau udah dateng dari pagi pasti udah ditodong untuk  ngemci 😀 *kepedean*

Well, acara hari itu dipandu sama MC andalan FLP Bekasi,  Ali Satria Efendi. Pembicara yang hadir adalah ka Sudi Yanto selaku Ketua FLP Bekasi dan Pak Rijanto, beliau adalah Sekjen Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Pusat.

Acara bertabur pertanyaan yang begitu anstusias dari para pengunjung. Tidak kalah juga, pembicara melempar banyak hadiah ke pengunjung. Ada buku, perangko, post card dsb. Waah. Seru banget ya. (aslinya sedih, ga bisa ngerampok doorprize :D)

Mendengar kisah Pak Rijanto tentang dunia Filatelis yang digelutinya luar biasa menginspirasi kami yang hadir. Beginilah mungkin kalau udah cinta. Orang lain bilang apa, ya kita tetap aja cinta 😀

Ringkasnya, beliau berkutat dengan pendiriannya untuk tetap setia di dunia Filatelis. Bagi sebagian orang yang tidak mengerti atau belum tahu mungkin akan berkata, “Ngapain sih, ribet-ribet ngurusin perangko. Apa untungnya..”

Ya, tentu tidak sebagian orang tahu kalau dunia Filatelis juga banyak asiknya. Seperti yang diceritakan Pak Rijanto, dari Filatelis dirinya juga bisa banyak memperoleh keuntungan. Jangan salah ya, dari sekedar mengkoleksi perangko itu, kita bisa banyak mendapat hal menarik.

“Perangko yang dicetak itu kalau sudah habis, ya tidak akan dicetak ulang.” Begitu tutur beliau, semoga saya tidak salah tangkap. Maklum cuaca saat itu panas dan perut keroncongan *ngeles mode on*

Berkisahlah beliau bagaimana mendapat perangko, dan kemudaian berhasil menjual dengan harga yang sangat tinggi ketika beliau kepepet memerlukan dana. Banyak cerita menarik tentang literasi yang disampaikan oleh Flp Bekasi dan Filatelis Indonesia.

Jika teman-teman masih penasaran dengan Filatelis Indonesia, nih saya copikan lengkap kartu namanya:

Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia

Jl. Pos No.2, Komplek GPI, Jakarta 10710.

Telp. 021 351 8711. Email: filatelis_indonesia@yahoo.com

Selesai acara tersebut, kaki saya udah gemes mau mampir ke setiap Booth yang ada. Tapi mampir dulu ke Booth nya FLP Bekasi 😀

Oh ya, saya dan para pengunjung yang hadir  juga dapat beberapa perangko gratis looh. Hmm, jangan iri yah.

 

Yang Laris itu, Yang Gratis 🙂

Teman-teman dari FLP Bekasi yang sudah dateng dari pagi pada rempong cerita dapet ini itu dari berbagai booth yang ada. Berbagai souvenir memang disediakan oleh para komunitas yang ikut dalam Socmed ini. Wah, jelas saya jadi mupeng sangat. Hehe, segeralah saya dan teman-teman langsung berburu Coffee gratis. Meski dalam takaran mug kecil, tapi ya lumayanlah membasahi kerongkongan.

nyerbu stand gratis dulu 😀

 

Tulis Isi Hatimu di “kartumuu”

Booth yang kemudian kami datangi adalah booth yang penuh berisi kartu-kartu cantik dan lucu. Seperti kita berkirim kartu lebaran atau tahun baru. Jadi lewat kartumuu kita bisa menuliskan perasaan atau ucapan khusus untuk orang-orang special tentunya. Dengan biaya Rp. 25.000 untuk satu kartu kita sudah bebas mengirimkan ke seluruh Indonesia, ini sudah bebas ongkir ya J. Dan bisa juga pakai design kartu sendiri. Malah, kalau design yang kita buat banyak peminatnya kita bisa dapet fee juga loh. Untuk tahu lebih lengkap bisa follow twitternya @kartumuu atau mampir aja ke www.kartumuu.com

Tulis dan kirimkan dengan Kartumuu

 

Bocah Dudu Dolanan, Bocah Kudu Dolanan

Weits, mantra apa ya di atas? Hihi, itu bukan mantra apa-apa ya. Itu salah satu slogan dari komunitas Tlatah Bocah. Komunitas ini dimulai sejak tahun 2004 sebagai komunitas yang awalnya hanya menyediakan layanan perpustakaan anak. Tlatah Bocah (bahasa Jawa: Area ramah Anak) dikemasi untuk menumbuhkan kepekaan anak terhadap realita sosial, alam lingkungan dan relaso antar manusia yang diwujudkan dalam kegiatan kesenian.

 

Ingin kenal lebih dekat dengan Tlatah bocah. Bisa langsung follow @TlatahBocah.

 

Syurganya Para Fotografer

Nah, buat yang maniak sama dunia nge jepret alias photo, ternyata ada Komunitas seru yang bisa ngajarik kita tekhnik fotografi. Pasti ada yang sudah pernah dengar nama komunitas LevitasiHore? Yup, kalau gabung dalam komunitas ini kita bisa jadi fotografer yang handal atau bisa jadi modelnya juga. Hasil jepret mereka ada yang menggunakan alat bantu, dan ada yang harus take gambar berkali-kali. Wow, ngga kebayang deh kalau jadi model yang harus take ulang. Bisa babak belur kali ya. Hehe. Yang jelas, ngga seseram itu kok. Seru banget malah, coba deh joint aja ke @LevitasiHore.

Banyak booth lagi yang saya jumpai di Socmed tahun ini. Ada Rotaract Semanggi Jakarta, Peta Hijau, Sahabat Walhi, Wikimu.com dan banyaak lagi.

 

Well, kayanya saya mau tulis Socmed session 2 deh, hehe. Banyak yang mau saya share, kali aja bisa menginspirasi dan membuat orang lain ikut happy J

Oke, tunggu di Socmed session 2 yach.

Coklat Tanda Cinta

coklat loliipop 🙂

Siang itu saya pergi ke suatu acara Jepang di sebuah mall daerah Bekasi Timur. Ada banyak peserta yang bergaya ala tokoh Jepang favorit mereka. Acara seperti itu memang sudah sering diadakan. Tapi baru kemarin saya bisa hadir.

Selain ada lomba kostum, dan acara lainnya. Yang pasti di sana ada banyak stand yang menjajakan aneka produk mereka. Mulai dari minuman, kosmetik, benda-benda yang serba bernafaskan Jepang dan yang pasti ada satu stand istimewa. Hey..hey stand apakah itu?

Stand yang menarik hatiku jadi gimana gitu. Akhirnya aku mendekat karena penasaran. Ngga dimana, kalau ada yang namanya coklat ngga tau kenapa hati rasanya deg-deg an ngga karuan. Hehe. Mungkin beginilah rasanya cinta. (apaa coba)

stand coklat yang heemmm,,, nyumiii 😀

Salsabiila Sabrina nama stand coklatnya. Ternyata di sana banyak coklat yang bentuknya lucu-lucu. Ada yang bergambar tokoh kartun Jepang. Modelnya imut-imut bikin gemes. Pengennya sih borong semua coklat yang ada di sana. Tapi kebetulan dompet lagi tipis. Hehe. Maklum kata orang sih lagi tanggal tua. Dalam hati ngiler pengen coklat yang ini dan itu. Tapi apa daya, one day mesti main langsung kali ke tokonya 😀

Akhirnya saya pilih dua coklat bergambar tokoh kartun. Special untuk diberikan kepada adek-adek tersayang di rumah.

Kebetulan saya dan adik-adik suka nonton film kartun. Dari film yang bikin perut sakit alias film lucu sampai film jenis agak serius macam detektif conan. Nah, pas banget tuh. Saat itu saya liat coklat bergambar Conan dan Chibi Maruko Chan. Hihi, dua tokoh yang gimana gitu deh. Saya beli aja buat para adik yang berada di rumah.

coklat bergambar Conan dan Chibi Maruko Chan yang unyu-unyu 😀

Tadinya saya mau ambil coklat shincan, tapi ngga jadi. Ntar yang ada adik saya ngomel-ngomel. Karena inget shincan yang lucu tapi kadang oneng bin nyebelin 😀

Ya sudahlah, dua coklat sudah di tangan. Siap untuk di bawa pulang.

Sampai di rumah, sekian detik setelah saya umumkan kepada seisi rumah, “ada dua coklat nih. Siapa cepat dia dapat” dan setelah itu dua coklat langsung terebut olah adik-adik.

Yang dapat coklat gambar conan senang. Karena merasa dirinya banget. Nah yang dapet cibi maruko chan ini yang rada cengar-cengir karena agak ngga terima kenapa harus gambar kartun itu. Saya bilang aja, tapi lucu kan? Dan Bla…bla..

Akhirnya coklat membuat kami tertawa dan sore itu saya merayu adik-adik. Karena pengen juga nyobain coklatnya 😀

One day, pengen deh kalo makan coklat yang gambarnya ada foto kita bertiga. Gara-gara ide itu saya searching FB dari toko coklat Salsabiila Sabrina. Eh. Tanya-tanya katanya bisa pesen coklat yang ada gambar foto kita nya. Wah, seru banget nih kalau pesen buat moment special dengan orang-orang special.

Kalau ada yang mau tanya-tanya tentang coklat bisa add akun ini ya: http://www.facebook.com/SalsabiilaSabrina?fref=ts

Seru juga abis mantengin wallnya toko itu. Banyak macam coklat ternyata. Ngga cuma warna coklat dengan bentuk kotak atau persegi. Tapi berbagai model bentuk, warna dan ukuran ada di sana. Mulai dari coklat bergambar tokoh kartun, logo perusahaan pun bisa dipesan coklatnya, atau coklat dengan foto pernikahan. Wah, seruuuu. Mau..mau…mau banget deh saya kalau dikasih coklat yang unyu-unyu kaya gitu 😀

Well, saya lupa kapan saya jatuh cinta sama coklat. Tapi saya selalu dag-dig-dug ketika berhadapan dengannya. Hehe. Serius, saya suka coklat. Makanya kalau mau kirim coklat, jangan ragu-ragu yach. Langsung aja 😀

ketika coklat tinggal sepotek 😀

Nyam..nyam…..pengen lagiii 😀

Bisnis Tanpa Modal

 

 

Anda pernah berbisnis tanpa modal? Saya pernah. Hal itu saya lakukan sejak saya aktif berselancar di dunia maya. Awalnya karena butuh uang untuk isi modem tiap bulan. Setelah itu ada keinginan untuk bisa menabung lebih.

Nah, bisnis tanpa modal bukan berarti kita ngga modal sama sekali. Secara dana, memang modal kita hampir tidak keluar. Tapi modal niat dan semangat pastinya harus ada. Beginilah cara saya memulai bisnis tanpa modal. Yuk, ikuti beberapa tips berikut ini:

  1. Perbanyak teman, jalin silaturahmi

Jadilah orang yang ramah dan menyenangkan. Perluas jaringan baik di dunia maya atau nyata. Bisnis ini dengan system kepercayaan. Kita perlu juga berhati-hati untuk memilih calon partner yang akan diajak kerja sama. Meskipun sistemnya kita jadi reseller, tapi ya kita harus pandai cari informasi dulu tentang produk dan riwayat sang calon Bos kita itu. Berita penipuan apalagi di dunia maya kan udah banyak jadi waspadalah..waspadalah.. 😀

  1. Rajin berdoa

Setelah tahu dengan siapa kita akan bekerja sama. Hal penting yang dilakukan adalah berdoa, agar Allah melancarakan setiap urusan kita. Apalagi kita belum kenal dan belum pernah ketemu sama pihak yang diajak kerja sama. Nah, disini doa berperan penting banget. Supaya Allah menjaga dan memudahkan kita.

  1. Promo yang giat, untung didapat

Nah, setelah yakin dengan produk yang akan kita jual. Langkah selanjutnya adalah aktif promo dan rajin cuap-cuap di dunia online dan nyata. Sebagai reseller, biasanya kita akan dapat harga ‘miring’. Nah, tinggal kita naikkan sedikit untuk margin yang diinginkan.

  1. Hadapi resiko dengan senyuman

Yang namanya bisnis sekecil apapun selalu ada resiko. Itulah mengapa komunikasi dan silaturahim sangat penting. Jangan ragu  untuk belajar dari mereka yang sudah jago dalam dunia bisnis.

Terus sekarang kita harus bilang WOW, gitu? Ya nggaklah. Langsung dipraktekin aja tips di atas, buang kata tapi dan takut. Pokoknya lakukan sekarang juga! 😀

 

(ikutan kuis Duta-Buku IIDN)

http://un2triwidana.blogspot.com/2012/10/giveaway-duta-buku-kamis-minggu-i.html

 

 

Tiga Paket Cint@

(note yang tertunda)

Ramadhan yang baru saja usai memberi begitu banyak kenangan berharga. Ada banyak berkah, ada banyak kejutan dan suka cita. Malah, rumah saya dibanjiri paket-paket istimewa. He,he.

Paket Cint@ Pertama

Paket cinta yang pertama ini saya terima hari Senin tanggal 6 Agustus 2012. Sebuah paket dari Bogor dari seorang Penulis yang saya kenal lewat dunia facebook.

Sebelumnya, ada event untuk mempromosikan sebuah buku. Judul bukunya Tuhan, Tolong Aku Lagi Terpuruk. Weee, mata saya kurang bisa dijaga kalau liat ada buku yang baru lahir. Rasanya ingin memiliki. Tapi apa daya, budget lagi ngga pas untuk beli buku. Walhasil, saya cuma bisa berdoa semoga suatu hari nanti bisa baca buku tersebut, apalagi memiliki. Nah, pucuk dicinta ulam tiba. Begitu ada event promo tentang buku tersebut, hoho, pastinya saya antusias tingkat dewa. Ngga mau ngelewatin begitu aja. 😀

Back to event promo, selain ada fee yang ditawarkan, penyelenggara event ini juga akan memberi hadiah tambahan berupa paket kue lebaran. Emang dasar saat itu saya lagi demam banget untuk promo. Maklum saya lagi belajar mengasah kemampuan marketing. Biar lebih handal lagi tuk jadi mompreneur suatu hari nanti. *aamiin*

Setelah berkutak katik pada kalimat promo, saya pun mengetaq beberapa orang teman di facebook. Selebihnya saya berusaha meyakinkan mereka dan menjelaskan sedikit tentang buku tersebut.

Well, ada beberapa yang minat, tapi setelah dikonfirmasi kembali, ada yang membatalkan niatnya karena belum gajian dsb.

Karena Ramadhan, aktivitas online saya dikurangi untuk sementara. Jadi saya ngga bisa promo besar-besaran. Beberapa hari ngga online, eh sekalinya online ada yang mention nama saya, ternyata saya ditetapkan sebagai pemenang atas lomba promo buku tersebut.

Alhamdulillah, meskipun saya baru mampu menjual beberapa buku saja, ternyata rezeki paket itu memang berjodoh dengan saya 

Terima kasih ya mba Irhayati Harun atas kiriman paketnya, plus dapet bukunya juga. Waah, seneng kuadrat alias seneeeng banget nih namanya ^^. Semoga semakin sukses ya mba Iir Harun, ditunggu karya-karya selanjutnya.

Paket Cint@ Kedua

Ramadhan bulannya silaturahmi. Bener ngga sodara-sodara? 
Biasanya banyak agenda buka puasa bersama yang diadakan. Mulai dari teman sejak TK mungkin sampai teman kantor semua ngadain acara bukber :D. Begitu juga yang punya banyak komunitas atau grup, sudah pasti bertebaran undangan bukber.

Adalah komunitas blogger yang saat itu punya acara bukber. Tiba-tiba mampir seorang teteh manis yang menyapa saya di chat room FB. Teteh cantik nawarin undangan bukber di Monas. Acara yang dikhususkan untuk para perempuan ini berkerja sama dengan majalah sekar dan Tupperware. Dan tentunya gratis! *nah lo, sayang kan kalau dilewatin* 

Nah, siapa yang nolak coba ada kesempatan kaya gini? Akhirnya saya daftar, dan mengajukan diri untuk mendaftarkan teman saya juga. Secara, ke Monas sendirian kan ga asik, kaya anak ilang. Hehe.

Singkat cerita mendekati hari untuk bukber, teteh cantik Ani Berta sibuk woro-woro di grup. Memastikan konfirmasi kehadiran para anggota yang akan datang plus juga sibuk ngasih tau dresscode yang sebaiknya kami pakai. Meskipun saya bukan jamaah blogger yang rajin ngeblog, tapi itu tidak masalah kata Teteh cantik. Ya sudahlah, saya mantapkan diri untuk ikut bukber di Monas, sekalian pengen silaturahim sama temen-temen blogger yang keren siapa tahu jadi ketularan semangat untuk ngeblog lebih baik dan lebih rajin.

Well, saya juga udah buatin blog untuk teman yang saya ajak. Karena katanya aka nada pengecekan dari pihak penyelanggaran terhadap alamat blog masing-masing. Jadilah saat itu saya membuatkan sebuah blog untuk adik kecil saya, Adelia Khairani Chan 😀

Dresscode sudah siap, si Adel juga udah siap. Kami berencana ketemuan di Monas. Sayangnya siang itu, ketika akan berangkat, saya melihat Mama dalam keadaan terbaring dan kurang sehat. Sementara rumah masih agak morat-marit dan tentu belum ada sajian untuk buka nanti. Ga enak juga kalau pergi dalam kondisi kaya gini *tumben batin bener*

Dengan perasaan agak ga enak banget, saya beranikan diri kirim sms ke Teteh cantik yang mengundang saya. Sempat sedih juga, tadinya udah niat banget mau kopdar sama temen-temen blogger di Monas. Tapi inilah kalau belum jodoh mau gimana lagi. Akhirnya saya katakan bahwa saya tidak bisa menghadiri acara buka puasa bersama di Monas. T_T. O..ow, siapa sangka kalau sore harinya Teteh cantik itu mengirim sms dan minta alamat rumahku
“mba Rachma minta alamat rumahnya dong, aku punya godie bag buat anak yang baik yg suka jaga orangtuanya ”

Ya Allah, sesuatu banget ini namanya. Meskipun cuma sebuah godie bag, tapi kalau Allah ngga ngijinin godie bag itu jadi milik saya, ya pasti Teteh cantik ngga bakal kepikiran untuk ngirim ke rumah. Secara kenal sama Teteh cantik cuma lewat fb, nyapa juga ketika ada event ini. Tapi, ini nih rahasia Allah, kata temen-temen sih, rejeki mah ngga akan ketuker.

Terima kasih banyak ya The Ani Berta, jangan bosen ngundang ya kalau ada event lagi! Semoga semakin sukses dan berkah 

Paket Cint@ Ketiga

Masih seputar tentang banjir paket di bulan Ramadhan. Iseng-iseng pernah update status di facebook, kurang lebih isinya seperti ini:
“Nunggu kiriman paket kue lebaran. Nunggu aja, ngga tau dari mana :D”
Bukan status galau ya! Cuma emang lagi aneh aja jadi ya nulisnya begitu. Hehe.

Hmm, ternyata menjelang lebaran kurang semingguan, eh ada yang dateng bawain parcel. Alhamdulillah . Sesuatu banget, kan?? 
Ramadhan kemarin rasanya luar biasa. Signal doa dan harapan begitu kuat. Koneksi yang lancar tanpa hambatan sehingga luar biasa banyak kejutan yang saya dapatkan.

Note ini bukan untuk pamer atau apapun. Tidak sama sekali, saya hanya sedang belajar untuk lebih memahami, bahwa ternyata ikhtiar, doa dan harapan kita tak kan pernah luput dari Nya. Sebanyak apapun harapan kita, dari siapapun doa itu terperanjat, Dia Tidak Pernah Tidur dan Lalai akan permohonan hambaNya. Pun tidak akan tertukar rezeki kita dengan orang lain. Allahu Akbar!

Semoga diri ini semakin tunduk dan hanya meminta pada Nya. Kan Allah itu sesuai prasangka hamba Nya bukan? Yuk, kuatin doa! Kencengin ikhtiar! Iinsya Allah pasti dijawab dengan hasil terbaik.

Terima kasih juga untuk yang sudah mengirim parcel ini. Semoga berkah dan semakin sukses!^^

paket cinta di bulan Ramadhan

“Sebuah Kebiasaan yang Mematikan Karakter Cinta”

Membicarakan topic yang satu ini memang sungguh unik. Ada saja hal yang menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari A hingga Z. Cinta dan segala pernak-perniknya selalu mengundang rasa yang beragam. Penasaran, ingin tahu, dan gado-gado rasa lainnya.

Well, sering kali kita mendengar pembicaraan tentang cinta. Bagaimana mengenal karakter pasangan, bagaimana ini dan bagaimana itu. Kenyataannya, cerita tentang cinta selalu mendapat ruang di hati kita. Betul tidak sodara-sodara..?? 😀

Saya jadi ingat, suatu ketika seorang teman menjadi tampak lain dimata saya. Dia seperti bukan yang saya kenal. Bagaimana bisa, dia yang biasanya cuek dan ceroboh, berubah jadi mementingkan penampilan dan berusaha tampil dengan lebih baik lagi dalam segala hal.

Rasa penasaran menyeret saya untuk menyelidiki kasusnya lebih dalam. Diam-diam saya perhatikan, apakah gerangan yang membuatnya berubah. Padahal, terkadang ocehan bawel saya saja tidak bisa mengubah habbitnya yang seperti itu. So, siapa yang ngga heran. Kalau tiba-tiba teman saya jadi berubah lebih baik gini.

Rasa penasaran saya terjawab. Meski saya masih merasa bingung dan ragu, apakah benar hanya karena hal itulah bisa mengubah kebiasaan seseorang. Saking penasarannya saya, sehingga saya putuskan untuk speak-speak alias ngobrol langsung sama dia.

Saya mulai dengan obrolan ringan, agar dia tidak merasa tersinggung dengan rasa penasaran saya. Ternyata, dia malah semakin asik menceritakan banyak hal. Dia malah terpingkal, ketika saya tanya kenapa dia banyak berubah menjadi lebih baik dan lebih menata hidupnya. Dengan cerianya, dia hanya menjawab “I am falling in love my sist…”

Woow, ternyata dia lagi jatuh cintrong :D. Pantesan dunia terasa indah buatnya. Lebih dari itu, ada pesan terdalam yang menghujam di jantung saya. Ketika dia bercerita banyak hal tentang ‘rasa gado-gado istimewa’ itu.

“Bukan terimalah aku apa adanya, tapi aku selalu siap untuk berubah lebih baik….”. Gleek, kata-kata yang membuat saya tersentak.
Menurut saya, ini luar biasa. Ada makna yang tersirat.

Di luar sana, banyak sekali mereka yang ketika dalam tahap menjalin hubungan dengan seseorang terkadang berkata ‘terimalah aku apa adanya’.

Memang benar, kita harus bisa menerima seseorang dengan kekurangan dan kelebihannya. Hanya saja, ketika kita mengatakan ‘terimalah aku apa adanya’, pernyataan itu seperti menjadikan kita orang yang lemah. Seharusnya bukan kalimat itu yang kita tunjukkan. Hal itu terdengar seperti saya kelihatan memang begini, dan cuma begini. (Waduh, ini namanya kita mengkerdilkan diri sendiri)

Heem, beda jika ada yang mengatakan, ‘Ini loh saya, memang masih begini adanya. Tapi saya siap untuk menjadi lebih baik dan berusaha untuk lebih baik lagi’.

Orang tipe ke dua, terlihat meski masih segitu adanya. Tapi dia punya rencana dan niat untuk menjadi lebih dari yang sekarang. Saya jadi mulai memahami, mengapa teman saya berusaha mengubah kebiasaan dalam hidupnya. Hal itu karena dia pun tak ingin mengatakan, terimalah aku apa adanya. Tapi dia ingin membuktikan, inilah aku adanya dan aku selalu siap untuk berusaha menjadi lebih baik.

Jadilah sejak hari itu saya tidak mau kalah. Saya pun segera menetapkan target perbaikan diri, untuk meningkatkan kualitas dalam diri. Agar kelak, ketika bertemu dengan seseorang juga bisa bersama-sama mengatakan, ‘ini loh aku, memang masih begini adanya dan tapi aku selalu siap untuk menjadi lebih baik’.

Mulai dari sekarang, yuk ubah mindset ‘terimalah aku apa adanya’ menjadi ‘aku selalu siap menjadi lebih baik’.