Segudang Cerita di Socmed Festival

 

Well, ternyata menunda itu sangat ngga enak ya. Terbukti dengan penundaan saya untuk nulis tentang serunya acara Socmed yang saya hadiri tanggal 14 Oktober 2012 lalu. And, seminggu setelah tanggal tersebut saya belum berhasil mengalahkan malas untuk menulis kan serunya acara tersebut di blog saya.

Oke, sekarang mumpung moodnya lagi dapet. Saya mau tuntasin hutang saya untuk menulis tentang Socmed kemarin.

 

SocMed, siapakah dia…..?

Eits, bukan ustad Socmed ya. Hihi, itu mah Solmed ya. Beda tipis lah.

Social Media Festival tahun ini diikuti hampir oleh 130 komunitas yang ada. Komunitas saya juga ada loh, mana lagi kalau bukan FLP Bekasi. Kami juga buka booth disana. Acara Sosmed diadakan sejak tanggal 12-14 Oktober 2012. Sayang sekali, saya yang belum tahu tentang acara ini merasa kurang tertarik awalnya. Jadi ketika beberapa teman di fb sudah  mulai berkoar-koar tentang serunya SocMed , jadilah tanggal 14 nya saya sempatkan untuk hadir juga ke Senayan.

Berangkat siang hari ba’da Zhuhur, berdua sama sahabat seperjuangan Dewi Mafita Sari. Karena salah turun di pintu masuk senayan, akhirnya kami lumayan harus berpanas-panasan ria di bawah senyuman sang matahari. Fiuuh *keringat mengalir deras* He..he

Hmm, banyak sih yang ingin saya ceritakan. Tapi karena keterbatasan ruang dan waktu *ciyee, gaya*, so saya ceritakan sebagian aja ya. Selengkapnya mungkin tahun depan kalian harus ke SocMed lah. Insya Allah ada manfaatnya kok..

 

Selamat Datang, Penulis Muda..

Perjalanan dari Bekasi ke Senayan cukup lancar. Ya meski harus kepanasan dikit, ga papalah. Namanya juga perjuangan. Saya tiba sekitar jam 13.30 an. Lagi enjoy jalan menuju gerbang utama SocMed, eh seperti ada suara-suara para Fans mania yang memanggil nama saya. Hehe. Ternyata yang manggil temen-temen dari @Flp Bekasi yang lagi pada ngisi baterai alias makan siang . Mampir sebentar ke arah mereka, cipika cipiki secukupnya dan lanjut lagi ke Mini Stage 1. Ternyata di sana ada beberapa makhluk yang tak asing lagi. Oalaah, mereka anggota Flp Bekasi yang lagi siap-siap membuka acara.

Literasi Budaya bersama FLP Bekasi dan Filatelis Indonesia

Kak Sudi Yanto sedang memperkenalkan tentang FLP

 

Untung saya datangnya mepet sebelum acara dimulai. Kalau udah dateng dari pagi pasti udah ditodong untuk  ngemci 😀 *kepedean*

Well, acara hari itu dipandu sama MC andalan FLP Bekasi,  Ali Satria Efendi. Pembicara yang hadir adalah ka Sudi Yanto selaku Ketua FLP Bekasi dan Pak Rijanto, beliau adalah Sekjen Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) Pusat.

Acara bertabur pertanyaan yang begitu anstusias dari para pengunjung. Tidak kalah juga, pembicara melempar banyak hadiah ke pengunjung. Ada buku, perangko, post card dsb. Waah. Seru banget ya. (aslinya sedih, ga bisa ngerampok doorprize :D)

Mendengar kisah Pak Rijanto tentang dunia Filatelis yang digelutinya luar biasa menginspirasi kami yang hadir. Beginilah mungkin kalau udah cinta. Orang lain bilang apa, ya kita tetap aja cinta 😀

Ringkasnya, beliau berkutat dengan pendiriannya untuk tetap setia di dunia Filatelis. Bagi sebagian orang yang tidak mengerti atau belum tahu mungkin akan berkata, “Ngapain sih, ribet-ribet ngurusin perangko. Apa untungnya..”

Ya, tentu tidak sebagian orang tahu kalau dunia Filatelis juga banyak asiknya. Seperti yang diceritakan Pak Rijanto, dari Filatelis dirinya juga bisa banyak memperoleh keuntungan. Jangan salah ya, dari sekedar mengkoleksi perangko itu, kita bisa banyak mendapat hal menarik.

“Perangko yang dicetak itu kalau sudah habis, ya tidak akan dicetak ulang.” Begitu tutur beliau, semoga saya tidak salah tangkap. Maklum cuaca saat itu panas dan perut keroncongan *ngeles mode on*

Berkisahlah beliau bagaimana mendapat perangko, dan kemudaian berhasil menjual dengan harga yang sangat tinggi ketika beliau kepepet memerlukan dana. Banyak cerita menarik tentang literasi yang disampaikan oleh Flp Bekasi dan Filatelis Indonesia.

Jika teman-teman masih penasaran dengan Filatelis Indonesia, nih saya copikan lengkap kartu namanya:

Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia

Jl. Pos No.2, Komplek GPI, Jakarta 10710.

Telp. 021 351 8711. Email: filatelis_indonesia@yahoo.com

Selesai acara tersebut, kaki saya udah gemes mau mampir ke setiap Booth yang ada. Tapi mampir dulu ke Booth nya FLP Bekasi 😀

Oh ya, saya dan para pengunjung yang hadir  juga dapat beberapa perangko gratis looh. Hmm, jangan iri yah.

 

Yang Laris itu, Yang Gratis 🙂

Teman-teman dari FLP Bekasi yang sudah dateng dari pagi pada rempong cerita dapet ini itu dari berbagai booth yang ada. Berbagai souvenir memang disediakan oleh para komunitas yang ikut dalam Socmed ini. Wah, jelas saya jadi mupeng sangat. Hehe, segeralah saya dan teman-teman langsung berburu Coffee gratis. Meski dalam takaran mug kecil, tapi ya lumayanlah membasahi kerongkongan.

nyerbu stand gratis dulu 😀

 

Tulis Isi Hatimu di “kartumuu”

Booth yang kemudian kami datangi adalah booth yang penuh berisi kartu-kartu cantik dan lucu. Seperti kita berkirim kartu lebaran atau tahun baru. Jadi lewat kartumuu kita bisa menuliskan perasaan atau ucapan khusus untuk orang-orang special tentunya. Dengan biaya Rp. 25.000 untuk satu kartu kita sudah bebas mengirimkan ke seluruh Indonesia, ini sudah bebas ongkir ya J. Dan bisa juga pakai design kartu sendiri. Malah, kalau design yang kita buat banyak peminatnya kita bisa dapet fee juga loh. Untuk tahu lebih lengkap bisa follow twitternya @kartumuu atau mampir aja ke www.kartumuu.com

Tulis dan kirimkan dengan Kartumuu

 

Bocah Dudu Dolanan, Bocah Kudu Dolanan

Weits, mantra apa ya di atas? Hihi, itu bukan mantra apa-apa ya. Itu salah satu slogan dari komunitas Tlatah Bocah. Komunitas ini dimulai sejak tahun 2004 sebagai komunitas yang awalnya hanya menyediakan layanan perpustakaan anak. Tlatah Bocah (bahasa Jawa: Area ramah Anak) dikemasi untuk menumbuhkan kepekaan anak terhadap realita sosial, alam lingkungan dan relaso antar manusia yang diwujudkan dalam kegiatan kesenian.

 

Ingin kenal lebih dekat dengan Tlatah bocah. Bisa langsung follow @TlatahBocah.

 

Syurganya Para Fotografer

Nah, buat yang maniak sama dunia nge jepret alias photo, ternyata ada Komunitas seru yang bisa ngajarik kita tekhnik fotografi. Pasti ada yang sudah pernah dengar nama komunitas LevitasiHore? Yup, kalau gabung dalam komunitas ini kita bisa jadi fotografer yang handal atau bisa jadi modelnya juga. Hasil jepret mereka ada yang menggunakan alat bantu, dan ada yang harus take gambar berkali-kali. Wow, ngga kebayang deh kalau jadi model yang harus take ulang. Bisa babak belur kali ya. Hehe. Yang jelas, ngga seseram itu kok. Seru banget malah, coba deh joint aja ke @LevitasiHore.

Banyak booth lagi yang saya jumpai di Socmed tahun ini. Ada Rotaract Semanggi Jakarta, Peta Hijau, Sahabat Walhi, Wikimu.com dan banyaak lagi.

 

Well, kayanya saya mau tulis Socmed session 2 deh, hehe. Banyak yang mau saya share, kali aja bisa menginspirasi dan membuat orang lain ikut happy J

Oke, tunggu di Socmed session 2 yach.

Iklan

6 pemikiran pada “Segudang Cerita di Socmed Festival

    • iya kang, awalnya saya ngga tahu acara apa ini. tapi pas sudah tiba di TKP, woow, seru dan banyak tambah ilmu. sempat liat status seru dari para blogger yg hadir juga dan malah saya bisa bertemu dengan om Jay yang aktif ngeblog di Kompasiana 🙂 . teman blogger yg lain mungkin banyak yg datang tapi saya belum kenal 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s