Ketika 22 Tahun mu

we are kompak team, the best team…

we love u so much…Dewi.

18 Oktober 2012

Bilang apa ya? Harus katakan apa? Hari ini, 18 Oktober, jika bertahun yang lalu ada cerita tentang tanggal ini. Tapi sekarang, ceritanya sudah sangat berbeda.

Dan aku sudah memutuskan untuk mengganti photo profilku di akun facebook. Bukan karena ingin melupakan, tapi aku harus move on. Kembali menata semangat untuk menjadi lebih baik lagi dalam hidup. Sebelum, -waktuku- juga tiba.

Maaf, baru hari ini aku bisa kembali menulis isi hati. Tentangmu.

Dan sepertinya, aku belum mampu menulis lebih banyak. Aku hanya mengumpulkan beberapa status, tentangmu.

  • “18 oktober 2012, 22 tahun seharusnya..”

(pada 18 Oktober)

  • “hidup ini cukup singkat.

dan kau ingatkan aku untuk masaku itu.

sayangnya, apa yang kau alami kini tak bisa kau ceritakan lagi.

Kau hamparkan ayat kebesaran Mu.

dan kubaca dengan terbata.

takut jikalau masa tak cukup lama,

untukku menikmati jamuan cinta Mu.

Duhai Zat Yang Maha Agung,

dengan atau tanpa teman.

aku akan berjalan.

menapaki tiap lembar yang harus ku baca.

berkomitmen dengan hati untuk terus menjadi yang terbaik di hadapan Mu.

Duhai Zat Yang Maha Suci,

dengan atau tanpa teman.

aku akan terus melangkah.

mencari sebenar-benarnya cinta.

di dunia.

#terima kasih telah mengingatkanku, Dewi#

(pada 14 Oktober)

  • “dan aku juga pernah membaca diary mu diam-diam. di sana ada tulisan tentangku.
    sekarang bagian diary itu, tulisan mu itu. masih tersimpan rapi. ku baca lagi, kemarin.
    Betapa Allah sangat menyayangimu…”
    #DK

(pada 14 Oktober)

  • “kawan, beritahu aku, hal apa yang bisa membuat Allah menjadi lebih mencintai kita..?”

(pada 13 Oktober)

  • “itulah mengapa Allah memberikan dua telinga untuk kita”

(pada 12 Oktober)

  • “Aku ingin mencintai orang-orang di sekitarku dengan lebih maksimal. (memaafkan luka, menyembuhkan kecewa dan kembali menata percaya. aku akan belajar mecinta dengan ikhlas karena Allah….)

Aku ingin mewujudkan lebih banyak impian, meninggalkan jejak terbaik               sepanjang tapakku…(karena islam itu adalah tentang berbagi, penuh semangat  dan selalu bermanfaat )

Aku tak pernah tau kapan Dia akan memanggil. Itulah maka aku hanya ingin akhir hidup ini dengan sebaik-baik keadaan…
#life must go on, kepergianmu telah mengajarkanku banyak hal..terima kasih Dewi..#

(pada 10 Oktober )

  • “tetap saja, waktu tidak bisa ku putar kembali. tapi aku akan berusaha belajar mengaji sebaik mungkin. hingga aku bisa mengajarkan pada yg lain.
    sama ketika dulu kau berkata..”ucy, ajarin gue ngaji. sama artinya, biar gue paham ciiii..”maaf. itu belum bisa terwujud Dew…, semoga Allah mengganti niat baikmu itu dengan Jannah Nya.

#Dewi Kartika (18/10/1990 – 08/10/2012)

(pada 9 Oktober)

  • “dari pagi udah menghimpun semangat setinggi-tingginya. udah ngumpulin energi positif sebanyak mungkin. menjelang siang, kabar duka itu datang. dan pekat seketika.sekarang, tinggal bertiga. — dengan Amheell Ittuch Verra danDawin Dua Cahaya.

(pada 8 Oktober)

Dawin, Dewi, 4mel, 5uci (D245)

 

 

Iklan

2 pemikiran pada “Ketika 22 Tahun mu

    • Pelajaran banget kang. Karena almarhumah memang satu sekolah dg saya. Kita satu tim. Duduk deketan, dan perjalanannya menuju masa terakhir dlm hidupnya masih amat sangat terngiang dlm benak saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s