Akan Kemana Cinta..?

from google[polldaddy poll=6555061]

Kebiasaan baru saya ketika membuka fb adalah mampir ke wallnya teman-teman. Tentu tidak semua teman, hanya beberapa saja. Sekedar ingin tahu kabar di wall mereka.

Suatu hari, saya sengaja mampir ke wall seorang teman yang beberapa hari lalu telah dipanggil menghadap Nya. Sungguh, saya haru membaca banyak komentar dan postingan dari para sahabat dan handai taulan yang mengirimkan doa maupun ungkapan bela sungkawa. Dari sana, saya tahu bagaimana kehadiran almarhumah semasa hidup mendapat posisi terbaik di hati orang-orang sekitarnya.

Beberapa hari kemudian, ketika saya kembali membuka fb, saya sengaja mampir ke wall nya lagi. Dan sempat membaca komentar atau postingan dari suami almarhumah. Ya, terakhir saya tahu bahwa almarhuman baru saja menikah beberapa bulan yang lalu. Saya memang tidak mengenalnya secara langsung. Hanya tahu sebatas teman fb.

Lalu sebuah pertanyaan memenuhi ruang kerja otak saya.

Akan kemana sebenarnya, Cinta?

Apa yang diharapkan ketika dua insan manusia tengah merasa sesuatu yang istimewa. Yang menjadikan keduanya siap untuk berkomitmen dan mengucap janji suci untuk setia sehidup semati. Tentu mereka mengharapkan sebuah ikatan bernama pernikahan. Sebuah jawaban atas perjalanan panjang dan penantian yang begitu lama menghadang. Dan cinta, apakah pada saat itu ia benar-benar berlabuh?

Apa benar pernikahan adalah saat menyatunya cinta dua orang insan manusia yang dikatakan berjodoh?

Lantas, bagaimana ketika ada seseorang yang tengah dipertemukan dalam pernikahan. Tapi takdir harus memisahkan mereka kembali oleh karena maut.

Lalu, kapan dan pada siapa sebenarnya rasa cinta yang kita miliki benar-benar akan berlabuh? Tanpa harus ada perpisahan, tanpa harus ada yang mengganggu.

Aku, berlindung pada Zat Yang Maha Menguasai Hati dan Perasaan, agar cinta ini bisa mengantarkanku pada sebuah keabadian dengan Mu

Kebiasaanku mampir di wall almarhumah masih sering kulakukan. Sesekali aku merasa takut, takut ketika mencintai seseorang tapi tiba-tiba harus meninggalkan dan atau ditinggalkan. Sadarku membuatku belajar, bahwa setiap yang bernyawa akan kembali kepada Yang Menciptakan nya. Maka, jika aku jatuh cinta nanti. Biar ku titahkan pada hati agar ia tak mencintai secara berlebihan. Agar ia mencintai hanya karena Allah. Karena memang tak ada cinta yang akan hakiki selain cinta seorang hamba kepada Rabb nya.

Dan kita , semoga semakin menyadari akan kehadiran cinta. Agar dapat meletakkan cinta pada pada porsinya. Menghormati hadiah Tuhan yang begitu indah. Dan yang terpenting, menjadikan cinta yang hadir di tengah-tengah dua hati menjadi satu kekuatan untuk bersama-sama membuktikan taqwa dan ketaatan pada Nya.

Untuk yang sedang mencintai, sederhanakanlah cintamu pada siapapun itu. Pasangan hidupmu, calon pasanganmu, atau seseorang yang diam-diam kau harapkan. Cukupkan rasamu. Bukan dia yang berhak memiliki seutuhnya. Karena cinta itu hanya akan hakiki kepada Yang Maha Memiliki Hati.

Iklan

6 pemikiran pada “Akan Kemana Cinta..?

  1. Dari apa yang telah pergi dari kehidupan kita, Allah ingin kita kembali, Allah ingin kita lebih dekat kepadaNya, Ini adalah Cinta yang luar biasa dariNya, ini adalah bentuk Cinta yang begitu baiknya. Maka dari itu, dekatilah, berlindunglah dan mengabdilah padaNya, niscaya Allah akan mengkaruniakan kekuatan yang luar biasa agar kita dapat melewati ujian itu dengan cara yang DiridhaiNya.

    • bener sekali nenk Echie.
      hanya Allah Yang Maha Mencintai kita, dan hnya cinta Nya yang tak kan pernah hilang.
      sekalipun kita menjauh dan terlupa, tapi cinta Nya kian hadir dalam kehidupan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s