Aku Ingin Menikah


(untuk saudariku..)

Suatu hari dalam hidupmu, saat yang indah itu akan datang. Tentu kau ingin cara yang halal bukan..?? Kau pasti juga ingin menjadi ‘ratu’ terbaik dalam istanamu kelak. Kini, ketika usia duapuluhan telah menyapamu. Maka kau pun sudah harus bersiap untuk menjemput bahagia itu. Bersiap kawan!! Karena menikah bukan sesuatu yang mudah. Niatkan karena Allah, agar persiapanmu juga mendapat ridho Nya.

Kau yang ingin menikah, maka:

  1. Belajarlah agama dengan benar, sebab suamimu kelak tidaklah setakwa Muhammad, tidak pula setampan Yusuf, tidak segagah Musa, tidak sesabar Ayub, tidak sekaya Sulaiman. Ia hanya manusia biasa yang perlu diingatkan, ia lelaki biasa yang sering salah. Ia hanya lelaki yang mengharap keturunan saleh dan salehah dari rahimmu.  Kau harus mengerti ketika ia khilaf.
  2. Belajar agama itu bukan karena orang lain belajar agama, tapi karena engkau BUTUH dan akan mempersiapkan anak dari rahimmu. Tidak sekedar mempersiapkan mereka jadi ahli fisika, kimia, biologi, budaya dan sebagainya.  Engkau juga harus mempersiapkan mereka menjadi ahli syurga.
  3. Belajarlah memasak, sebab anak-anak tidak terlalu suka masakan restoran jika dibandingkan masakan hasil olahan bundanya. Apalagi suamimu, ia ingin engkau yang langsung membuatkan makanannya. Bukan restoran, dan bukan buatan si bibi yang biasa membantu di rumah.
  4. Belajarlah beres-beres, sebab engkau akan mempunyai rumah yang besar dimana penghuninya bukan hanya dirimu. Ibu rumah tangga nanti, kau apa si bibi..?? Maka belajarlah untuk tidak mengandalkan si bibi.
  5. Belajarlah menjaga kehormatan diri, sebab engkau akan duduk di singasana di samping sang raja. Engkau akan menjaga pangeran dan tuan putri cilik yang perlu bimbingan.
  6. Belajarlah kebijaksanaan, karena nanti manusia di rahimmu akan menanggung beban berat darimu dan ayahnya untuk menjadi manusia yang tangguh, mengenal bagaimana ia hidup di bumi. Ia akan memerlukan sapihanmu, ia akan tidur di pangkuanmu karena kelelahan dengan dunia. Bagaimana mungkin engkau bisa kalau tidak sabar.
  7. Belajarlah untuk bisa menjadi penyejuk bagi siapa pun yang bersamamu, bukan yang menggerahkan mereka.
  8. Ini yang terpenting, jika kau sedang melakukan suatu pekerjaan dan kau mampu mengatakan pada atasanmu, kapan pekerjaan itu akan beres. Artinya kau berkomitmen dan serius mengerjakannya. Termasuk jika sekarang kau mempunyai teman laki-laki yang begitu dekat. Tanyakan padanya kapan ia akan melamarmu..?? Jika ia tidak bisa mengatakan kapan waktunya, maka saya tegaskan bahwa dia tidak serius terhadapmu. Mungkin ia hanya sekedar suka atau agar tidak dibilang jomblo oleh teman-temannya. Masih maukah kau dengan orang yang tidak serius terhadap dirimu..?? Maka solusinya adalah Nikah atau _____.

(dikutip dari buku belajar menuju ihsan, bambang achdiyat)

Saudariku, kapan  masa itu kau targetkan..??

Sejauh mana sudah persiapanmu. Jangan terlalu sibuk dengan sekolah atau karirmu. Sadarilah, kelak masa itu akan datang padamu. Jangan sampai kau menikah hanya karena ingin memenuhi nafsu duniamu saja. Kaulah yang akan mendampingi raja di istanamu. Kelak kau juga jadi madrasah pertama bagi putra putrimu. Maka, tak ada yang patut dibanggakan jika kau seorang wanita yang berpendidikan tinggi dan memiliki jabatan hebat, namun kau tak tahu bagaimana mengajarkan agama pada anakmu, kau tak tahu dan tak pernah ke dapur membuatkan makanan untuk suami dan anak-anakmu. Istanamu mewah tapi kau tak pernah sekalipun membereskannya, hanya si bibi yang setia dengan sapu dan banyak debu. Siapa ratu di istanamu, kau apa bibi…??

Saudariku yang dicintai Allah,

Persiapkan dirimu, sekarang…!!

Iklan

Satu pemikiran pada “Aku Ingin Menikah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s