Ketika aku ingin, kenapa audies terlalu banyak pertanyaan….?


Kaya judul koran yang amburadul ya…? Koran amburadul itu biasanya judul berita sudah terpampang segede gajah dan sudah mewakili apa yang ingin disampaikan. Weiits, kalo saya sudah tahu kenapa mesti ngikut aliran sesat model kaya gini. J Jawabnya, suka-suka saya donk. Saya yang punya ide, saya yang nulis, saya yang punya mood. Yaah, semoga tetap berkesan bagi yang baca.

Balik lagi ke judul yang dimaksud.

Sekilas liat judul, pasti ada beberapa yang enggan ngelanjutin baca tulisan ini. Its oke. Hak anda sebagai pembaca yang budiman dan budiwati.

Tapi yang dermawan dan dermawati atas waktunya untuk mau melanjutkan membaca, maka saya akan mengupasnya setajam SING Let(sing: nyanyi, Let: ayo,) jadi baca ayo bernyanyi. Weeits, saya ngga sadar kalau kena virus gokiel dari beberapa aliran penulis yang sering kali beda mahzab itu. Namanya juga masih penulis ABG, jadi masih dalam usaha penemuan jati diri. Maklum aja ya J

Oke. Yang ini serius. Bukan Hijau daun apalagi ungu. (aduh, sumpah, udah dong ngelaba nya, sekarang kan jamannya OVJ) hags hags, maaf pemirsa. Berhubung lagi suasana weekend, mungkin imaji saya jadi semakin bebas mengembara. Biarlah ya, dari pada ada kasus pencengakalan ide dan imaji, kan aneh tuh.

Oke lagi, yang ini beneran SERIUS..!!

Tiba-tiba saya semangat banget buat menuliskan ini. Tidak lain tidak bukan, saya terkesan, terperanjat dan melongo ketika mendengar satu argument yang entah sengaja atau tidak terlontar dari seseorang yang cukup saya hormati. Sebut saja dia Gulali (karena orang ybs manis dan selalu manis) J -à tetep gombal.

Suatu ketika, banyak audiens yang mempertanyakan jalan hidup saya. Kenapa saya jadi ini, kok mau, kok bisa, yang bener, dan semua tanya  yang saya jawab mulai dari semangat tingkat tinggi sampai pertanyaan yang saya jawab hanya dengan senyuman. (ciyee, senyum saya padahal penuh tanda tanya bukan penuh jawaban T__T).

Sahabatku yang cantik dan ganteng parasnya, sebenarnya rumus hidup ini mudah. Lakukan apa yang kita sukai dan ingin-kan, maka dari sanalah kita akan menemukan jati diri, dari sana kita temukan sukses diri,  sepakaat..??

Tentang jalan hidup saya yang kini banyak menjadi buah bibir dikalangan audiens lingkungan setempat. Awalnya, saya menjadi sempat ragu dan sangsi. Apakah saya emang ngga cocok sama jalan hidup yang saya pilih ini? Kenapa banyak yang begitu perhatian pada saya dan sangat menyayangkan langkah yang saya tempuh? Semua itu membuat saya ingin berteriak “helooo, adakah yang salah dengan keputusan saya?”

Hidup saya, tentu hak saya donk. Mau dikasih warna apa, mau poles warna apa, juga hak saya donk. Tapi saya bersyukur, pro kontra pilihan hidup saya ini membuat saya banyak belajar. Dan saya senang, begitu banyak yang memperhatikan saya, sampai mereka menginginkan saya lebih berhati-hati dalam mengambil setiap keputusan.

Istimewanya lagi, satu jawaban yang membuat saya termotivasi untuk tetap semangat. Ya, jawaban dari Gulali (nama samaran). Tutur kata yang meluncur begitu saja dari wajah ayunya, menyadarkan saya. This is Your TIME..! Inilah waktumu.

Kalau diluar sana, mereka memilih jalan hidup yang tidak sesuai dengan alasan dari pada tidak mengerjakan, daripada tidak punya dan dari pada segudang alasan yang lainnya. Bukankah lebih baik yang memang meniatkan diri dari awal untuk memilih satu keputusan. Karena di sanalah bisa terlihat, yang memilih dengan menggunakan alasan dari pada boleh jadi akan melakukan hal yang sia-sia dan tak sepenuh hati. Tapi yang memilih dengan niat, maka boleh jadi dialah yang akan mengerjakan dengan sungguh-sungguh dan berusaha melakukan yang terbaik.

Sahabatku yang manis dan renyah senyumnya,

Bagaimana, apa yang bisa kalian tangkap dari tulisanku ini? Jika kalian merasa bimbang dan galau setelah membaca ini. Maka silahkan lambaikan tangan kepada orang terdekat dan minta bantuan untuk menafsirkan. Kalian pembaca cerdas yang pasti bisa mengambil hikmah dari tabir rahasia dalam tulisan ini.

Tetap semangat, biar tetap bisa menulis dan mencerahkan.

Salam,

R.Y

Iklan

3 pemikiran pada “Ketika aku ingin, kenapa audies terlalu banyak pertanyaan….?

  1. Stujuuuu
    Ya Allah Gulali itu kan akyu ya secara manis dan cantik, siapa lagi? wkwkwkwkwkwk
    Betul betul betul….
    Ucy gak sendiri kok
    Smua orang jg mengalami hal yang sama,
    smngt ya Cyin!!
    Latihan jadi artis euy biar ntar kalau orang se Indonesia ngomongin di mana2 kita gak kaget, Alhamdulillah ya 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s